Halaman Depan

 Dec   Jan 09   Feb

SMTWTFS
   1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
SVTechie ESL

Banner Iklan

Login






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Hari Ini

Selasa

10

Muharram

1430 HIJRIAH

Jajak Pendapat

Bagaimana Tanggapan anda mengenai tampilan website ini ?
 

Pengunjung

Saat ini ada 1 tamu online

Statistik Pengujung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini68
mod_vvisit_counterKemarin186
mod_vvisit_counterMinggu Ini254
mod_vvisit_counterBulan Ini925
mod_vvisit_counterTotal29365
Tinjauan Ahli Hisab Idul Fitri Jatuh Rabu
Penulis : operator   
Senin, 29 September 2008

MALANG;

Shalat Idulfitri 1 Syawal 1429 H kemungkinan besar jatuh pada Rabu (1/10). Kesimpulan ini mengacu pada hitungan ahli hisab yang menyatakan ijtima'ul hilal (bertemunya bulan) terjadi pada Senin (29/9) pukul 14.34 WIB. Tinggi hilal pada malam Selasa 1,26 derajat. Letak hilal berada di sebelah selatan titik barat dengan posisi miring ke selatan. Lama hilal di atas ufuk 5 menit 48 detik.
Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, Gadingkasri Kota Malang, KH Baidhowi Muslich  mengatakan hasil hisab penetapan 1 syawal 1429 H itu otomatis gugur jika pada Senin (29/9) malam, ada yang melihat hilal (hasil rukyat) kemudian diikuti dengan penetapan (diistbat) pemerintah tentang 1 syawal 1429 H.

“Jika kondisi ini yang terjadi maka 1 syawal jatuh pada hari Selasa (30/9) besok. Karena itu, hasil hisab yang menetapkan 1 syawal jatuh pada Rabu (1/10) lusa masih menunggu hasil rukyat yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin (29/9) malam,” kata Kh Baidhowi Muslich kepada Surya, Minggu (28/9).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang ini menegaskan, pelaksanaan shalat Idulfitri tahun ini kemungkinan besar akan berjalan serentak dan kecil kemungkinan ada perbedaan. “Yang penting, di pengujung Ramadan ini kaum muslimin tetap konsentrasi penuh menjalankan ibadah agar 1 Syawal nanti kita benar-benar mencapai kemenangan yang hakiki,” pesan KH Baidhowi.

Kaum muslimin juga diminta tidak keliru memahami kaidah penetapan 1 Syawal ini. Karena itu, selain mengacu pada hasil hisab, masyarakat juga diminta memantau informasi penetapan 1 Syawal yang dilakukan pemerintah.

Wakil Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Batu, Al Ikhwan, menambahkan sampai saat ini pihaknya masih berpedoman pada hasil hisab yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Rabu (1/10). Karena itu, dia yakin 1 Syawal akan dirayakan secara serentak sesuai hasil hitungan ahli hisab itu.

”Namun, saya sendiri akan ikut rombongan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kota Batu memenuhi undangan BHR Malang yang akan melaksanakan rukyat di Pantai Ngeliyep pada Senin (29/9) malam,” ujar pria yang juga Sekretaris BHR Batu ini. st25

Hasil Hisab Penentuan 1 Syawal 1429 H

1 Syawal 1429 H jatuh pada Rabu (1/10)
Ijtima'ul hilal terjadi pada Senin (29/9) pukul 14.34 WIB
Hilal pada malam Selasa berada pada ketinggian 1,26 derajat
Letak hilal berada di sebelah selatan titik barat
Posisi hilal miring ke selatan
Lama hilal di atas ufuk 5 menit 48 detik

Sumber. www.surya.co.id
 
< Sebelumnya   Berikutnya >